Beranda
Seputar Publik / Berita

SCREENVERSE 2026 Resmi Hadir di Jakarta, Indonesia Dibidik Jadi Pusat Industri Kreatif Dunia

Kolaborasikan film, gaming, streaming, kreator konten hingga teknologi digital, SCREENVERSE 2026 siap jadi panggung ekonomi kreatif global di JIExpo Jakarta
SCREENVERSE 2026 resmi diluncurkan di Jakarta sebagai platform internasional yang mempertemukan industri film, gaming, streaming, kreator konten, dan teknologi digital dalam satu ekosistem kreatif global. SCREENVERSE 2026 resmi diluncurkan di Jakarta sebagai platform internasional yang mempertemukan industri film, gaming, streaming, kreator konten, dan teknologi digital dalam satu ekosistem kreatif global.

Seputarpublik.com, JAKARTA — Indonesia akan segera memiliki platform berskala internasional yang menyatukan seluruh ekosistem industri berbasis layar melalui kehadiran SCREENVERSE 2026.

Platform ini dirancang sebagai ruang kolaboratif yang menghubungkan industri film, serial, streaming, gaming, kreator konten, hingga teknologi digital dalam satu ekosistem terintegrasi.

SCREENVERSE dijadwalkan berlangsung pada 21–24 Oktober 2026 di JIExpo Jakarta.

Ajang ini akan digelar bersamaan dengan World Conference on Creative Economy (WCCE), forum internasional yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan diikuti puluhan negara untuk membahas masa depan ekonomi kreatif global.

Sebagai strategic partner dalam WCCE, SCREENVERSE hadir tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai platform yang mendorong pertumbuhan industri kreatif, investasi, dan kolaborasi lintas negara.

Mengusung tema “Connecting Industries. Creating Universes”, SCREENVERSE dibangun dengan visi menjadi titik temu antara kreativitas, teknologi, dan bisnis. Platform ini menggabungkan konsep business to business (B2B) dan business to consumer (B2C) dalam satu rangkaian acara selama empat hari.

Melalui konsep hybrid, SCREENVERSE akan menghadirkan empat pilar utama. Pertama, Screenverse Conference sebagai forum diskusi strategis industri kreatif. Kedua, Screenverse Market yang menjadi marketplace untuk mempertemukan studio, kreator, dan investor.

Ketiga, Screenverse Showcase yang menampilkan teknologi film, animasi, game, dan industri layar. Sementara pilar keempat adalah Screenverse Experience yang menghadirkan hiburan interaktif dan imersif bagi pengunjung.

Selain itu, SCREENVERSE juga menghadirkan sejumlah program turunan seperti business matching antara IP creator dan investor, kompetisi gaming dan esports, exclusive premiere dan screening, content creator battle arena, hingga zona interactive experience dan brand activation berbasis teknologi.

Managing Director Dyandra Event Solutions, Rachadian Nashidik, mengatakan SCREENVERSE dibangun sebagai wadah strategis untuk mempertemukan seluruh ekosistem industri berbasis layar dalam satu platform terpadu.

“Kami melihat potensi besar Indonesia untuk menjadi pemain utama di tingkat global. Melalui Screenverse, kami ingin membuka lebih banyak peluang kolaborasi, investasi, serta memperluas jangkauan karya kreatif Indonesia ke pasar internasional,” ujar Rachadian dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

Menurut dia, SCREENVERSE juga diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi kreatif nasional dengan meningkatkan eksposur talenta lokal ke pasar global, membuka peluang investasi, memperkuat monetisasi intellectual property (IP), hingga mempercepat kolaborasi lintas sektor.

Tak hanya itu, platform ini juga diproyeksikan mampu mendorong lahirnya lapangan kerja baru berbasis industri kreatif digital sekaligus meningkatkan daya saing konten lokal di pasar internasional.

SCREENVERSE dirancang bukan sekadar event tahunan, melainkan platform jangka panjang yang mendukung pertumbuhan industri kreatif secara berkelanjutan. Melalui forum industri, business matching, hingga aktivasi kreatif berbasis audiens, SCREENVERSE diharapkan menjadi ruang bertemunya ide, inovasi, dan peluang bisnis kreatif di tingkat nasional maupun global.

Dengan dukungan pemerintah, pelaku industri, brand, hingga komunitas kreatif, SCREENVERSE 2026 diharapkan menjadi salah satu motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia di masa depan.(*/hel)