Hal tersebut dilakukan setelah ditemukannya anomali harga komoditas di beberapa daerah yang mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara wilayah tetangganya relatif stabil.
“Jika daerah tetangga tidak mengalami kenaikan atau hanya sedikit naik, tetapi di satu wilayah harganya melonjak tinggi, maka Pemda harus segera turun langsung ke pasar untuk melakukan pengecekan,” tegasnya.
Distribusi Logistik Pangan Harus Terkendali
Selain pengawasan harga di tingkat pasar, Tomsi juga menekankan pentingnya pengelolaan distribusi logistik pangan secara efektif.
Ia meminta seluruh pemangku kepentingan, baik kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah, menyampaikan laporan kendala distribusi secara rinci dan spesifik, agar penanganannya dapat dilakukan dengan cepat.
“Jika ada kendala, mohon dijelaskan secara detail. Misalnya terkait kontainer di pelabuhan tertentu, sebutkan pelabuhannya agar dapat segera kami tindak lanjuti bersama Dirjen Perhubungan Laut untuk mendapatkan prioritas penanganan,” jelas Tomsi.
Rakor Libatkan Berbagai Instansi Pemerintah
Rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai kementerian dan lembaga baik secara langsung maupun virtual.
Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut antara lain Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Imran serta Pelaksana Tugas Deputi II Kantor Staf Presiden, Popy Rufaidah.
Selain itu, sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga lainnya juga mengikuti rapat secara virtual guna memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi menjelang Idulfitri.(red)*
Komentar