Penutupan sebelumnya dilakukan setelah sebagian massa aksi masuk ke ruas Jalan Tol Cawang–Tomang–Pluit atau Tol Dalam Kota. Kondisi tersebut mendorong aparat kepolisian bersama pengelola jalan tol melakukan rekayasa lalu lintas untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan mengantisipasi dampak kepadatan.
Sebelum ruas tol kembali dibuka, sejumlah gerbang tol juga sempat ditutup sementara berdasarkan diskresi kepolisian. Gerbang yang terdampak antara lain GT Cawang, GT Tebet 1, GT Kuningan 1, GT Senayan, GT Slipi 1 dan 2, GT Pejompongan, GT Angke 2, GT Jelambar 2, serta GT Tanjung Duren.
Sementara itu, kendaraan dari GT Cililitan dan GT Halim yang hendak memasuki Tol Dalam Kota sempat dialihkan menuju arah Tanjung Priok.
Lalu Lintas Berangsur Bergerak
Dengan kembali dibukanya Tol Dalam Kota, pergerakan kendaraan di koridor Kuningan–Semanggi–Slipi secara bertahap kembali berjalan.
Namun, kondisi di sekitar Gedung DPR/MPR masih perlu diantisipasi karena sejumlah akses di kawasan tersebut belum sepenuhnya dipulihkan.
Komentar