Seputarpublik.com, AGAM — Staf Ahli Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Yane Ardian Bima Arya, turun langsung meninjau lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (5/2/2026).
Bantuan tersebut merupakan kolaborasi TP PKK Pusat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Dalam Negeri, serta Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kemendagri.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 132 paket sembako bagi aparatur sipil negara (ASN), masing-masing untuk Kabupaten Agam (66 paket) dan Kota Padang (66 paket). Selain itu, terdapat 500 paket kebersihan untuk masyarakat terdampak, yang didistribusikan ke Kecamatan Palembayan (250 paket), Kecamatan Tanjung Raya (150 paket), dan Kecamatan Malalak (100 paket).
Tak hanya itu, bantuan juga menyasar anak-anak terdampak berupa 150 paket perlengkapan anak, berisi kotak makan, tumbler, serta jajanan pendukung aktivitas sehari-hari.
Dalam kunjungannya di Masjid Nurul Huda, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Yane menyampaikan empati mendalam atas musibah yang menimpa warga.
> “Kami dari Tim Penggerak PKK Pusat, diamanahkan langsung oleh Ketua Umum TP PKK Pusat, Ibu Tri Tito Karnavian, untuk hadir di sini menyerahkan bantuan. Mungkin tidak sepenuhnya menggantikan yang hilang, tetapi semoga dapat meringankan beban Bapak-Ibu semua,” ujar Yane.
Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan telah melalui proses koordinasi agar tepat sasaran. Yane juga meminta agar bantuan dibagikan sesuai data penerima yang telah ditetapkan.
> “Mohon bantuan ini diserahkan kepada pihak-pihak yang memang sudah terdata dan berhak menerimanya,” katanya.
Yane berharap bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian dan solidaritas, sekaligus menguatkan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
> “Semoga Bapak-Ibu semua dapat memasuki Ramadan dengan hati yang bersih dan semangat ibadah yang lebih baik,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yane juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Camat Palembayan, Sabirun, yang meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026) saat menjalankan tugas pemulihan pascabencana.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Harneli Mahyeldi, jajaran pengurus TP PKK Sumbar, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. [red]*