Seputarpublik.com, Kota Bekasi - Wali Kota Bekasi resmi melantik Muhammad Solihin sebagai Sekda Kota Bekasi yang baru menggantikan Sekda lama Ahmad Junaedi yang telah memasuki masa pensiun bertempat di Aula Nonon Shontani, gedung Pemkot Bekasi, Senin (2/11/2026).
Solihin yang disebut sebut sebagai adik ipar wali kota Bekasi, Tri Adhianto sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi. Kepada Sekda yang baru Wali Kota berharap Sekda dapat menjadi jembatan komunikasi antara wali kota, wakil wali kota, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta 23 ribu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Selain melantik Solihin, masih ditempat yang sama Wali Kota Bekasi juga melantik pejabat untuk menduduki jabatan strategis lainnya yakni, Ir. Zeno Bachtiar, S.Si.T., M.Si., M.T. sebagai Inspektur Kota Bekasi. Sementara di jajaran BUMD, Wali Kota Bekasi melantik Bahrul Alam, S.T., CRMP menduduki jabatan sebagai Direktur Bidang Teknik Perumda Air Minum Tirta Patriot Kota Bekasi periode 2026–2031 serta melantik puluhan pejabat lainnya dengan jumlah total pejabat yang dilantik sebanyak 67 pejabat mulai dari eselon II, III sampai IV.
Pelantikan 67 pejabat tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 800.1.3.3/Kep.344-BKPSDM/X/2026 tertanggal 30 Oktober 2026
Terkait pelantikan tersebut Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan hal yang wajar di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk penyegaran agar kinerja pejabat menjadi lebih baik lagi.
“Jadi rotasi dan mutasi ini bukan bentuk hukuman, melainkan langkah penyegaran organisasi agar kinerja pemerintah semakin lincah dan responsif terhadap keluhan warga," ujar Wali Kota.
Wali Kota berharap setiap pejabat yang baru menjabat tidak hanya sibuk mengurus urusan internal, tapi segera turun ke lapangan, mendengarkan kebutuhan masyarakat, dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini tertunda.
Wali Kota ingin birokrasi tidak lagi lambat. Semua perubahan jabatan ini bertujuan agar pelayanan kepada warga Kota Bekasi menjadi lebih cepat, jujur, dan dapat dipercaya.
"Jadi untuk pejabat Inspektorat yang baru saya meminta menjalankan pengawasan secara adil dan transparan. Sementara itu, untuk Sekda yang baru diminta memperkuat koordinasi antarperangkat daerah," tegasnya.
(*/AZ)