“Alhamdulillah minggu depan Insya Allah mbak Rini dan Mas Hendra akan datang ke Lombok mendampingi ITDC untuk membuka data kepada masyarakat yang masih merasa ada ganjalan, sehingga mudah-mudahan nanti akan bagus untuk ITDC dan kita juga legowo di NTB, sehingga daerah kita benar-benar aman dan nyaman untuk investasi dan berbagai kegiatan ekonomi dan kemasyarakatan,” kata Gubernur.

Begitu juga dengan persoalan Gili Trawangan juga sama, Bang Zul mengatakan masih ada tersisa masalah. Hal itu juga bisa diselesaikan dengan komunikasi dan dialog yang baik antara masyarakat dan investor yang ada di kawasan Gili Trawangan.
“Intinya luruskan niat dan jangan tergoda uuntuk main-main. Kalau ada staf kami yg masuk angin atau tergoda utk main, kami akan tegur, kami beri sangsi bahkan bisa kami berhentikan dari posisi nya. Simple saja,” tegas Bang Zul.
Apalagi persoalan Tanah dan Lahan ini, lanjut bang Zul memang tidak sederhana dan butuh kesabaran luar biasa. Asalkan tidak ada yang mencoba bermain-main untuk kepentingan personal atau kelompok, karena kepentingan masyarakatlah yang paling utama.
Untuk diketahui, Gili Trawangan yang merupakan salah satu gugusan Pulau Kecil dari Tiga Gili (Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air) disingkat GILI TRAMENA, yang terletak di sebelah barat Pulau Lombok merupakan destinasi yang wajib dikunjungi wisatawan mancanegara setiap kali berkunjung ke Nusa Tenggara Barat.
Komentar