“Kota Bekasi butuh lebih banyak ruang terbuka yang bisa dinikmati bersama. Usai bertemu dengan komunitas Skatter di Plaza Patriot, keluhan ruang mereka karena tidak ada sarana ruang terbuka lebih luas, dan berkomitmen mewujudkan tempat publik yang ramah komunitas agar tidak merusak taman yang sudah terbangun.” ujarnya.
Selanjutnya ia memberikan penghargaan khusus kepada Lembaga Studi Visi Nusantara (Vinus) Kota Bekasi atas kontribusinya dalam memberikan kajian obyektif terhadap capaian kerja kepala daerah dan OPD.
“Terima kasih atas sinergi dan kerja keras seluruh jajaran. Perjalanan 100 hari ini adalah bagian dari langkah panjang lima tahun ke depan untuk menyelesaikan PR besar kita dalam bidang infrastruktur, tenaga kerja, kesehatan, dan pelayanan publik,” ungkapnya.
Dalam momen tersebut, Wali Kota juga memberi penghormatan kepada para pejabat yang memasuki masa purna tugas, seraya mengapresiasi pengabdian dan dedikasi mereka. Mereka juga secara resmi menerima hak-haknya dari PT Taspen. Adapun nama-nama purnabakti yang dilepas antara lain:
Dr. H. Ahmad Yani – Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan
Dian Damayanti – Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Edison Effendi – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
Dra. Mien Aminah – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
“Terima kasih atas kontribusi dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga silaturahmi dengan lingkungan Pemerintah Kota Bekasi tetap terjaga,” kata Tri.
(*/AZ)
Komentar