Seputarpublik.com | LOMBOK BARAT – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya tersedianya ruang bagi para kepala daerah untuk saling berbagi pengalaman, berdiskusi, dan mencari inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan penyelenggaraan pemerintahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bima Arya saat membuka Welcome Dinner Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Aruna Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (15/7/2026).
Dalam sambutannya, Bima menyampaikan bahwa seorang kepala daerah menghadapi dinamika yang tidak ringan. Menurutnya, berbagai tantangan mulai dari penyesuaian kebijakan transfer ke daerah, realisasi program yang telah dijanjikan kepada masyarakat, hingga tingginya perhatian publik terhadap setiap kebijakan yang diambil menjadi bagian dari tugas yang harus dihadapi.
> “Suasana kebatinannya memang tidak mudah, gempurannya datang dari seluruh penjuru angin,” ujar Bima Arya.
Ia menilai forum seperti APPSI memiliki peran strategis sebagai wadah bagi para kepala daerah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus bertukar pengalaman dalam mencari solusi atas berbagai persoalan pemerintahan.
Menurutnya, melalui interaksi yang lebih intensif, para kepala daerah dapat saling belajar, memperoleh inspirasi, serta memperkuat kapasitas kepemimpinan di daerah masing-masing.
> “Harus sering sharing session. Kebersamaan dan ruang interaksi antarkepala daerah penting. Pertemuan seperti APPSI ini dapat mendorong para kepala daerah menjadi sosok yang mampu saling memberikan inspirasi dan kontemplasi,” kata Bima.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily, Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Filda C. Yusgiantoro, Ketua Dewan Pembina PYC Inka B. Yusgiantoro, Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono, para gubernur yang tergabung dalam kepengurusan APPSI, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Melalui forum tersebut, pemerintah berharap sinergi dan kolaborasi antarkepala daerah semakin kuat sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di berbagai daerah.(Red)*
*Sumber: Pusat Penerangan (Puspen) Kementerian Dalam Negeri.