
Ia menambahkan, masyarakat sepakat melakukan perbaikan karena jika harus menunggu penanganan dari Pemkab tentu harus menunggu lama. Sebab semua harus melalui proses dan proses itu memerlukan waktu. Sementara aktivitas masyarakat di sepanjang jalur tersebut setiap hari tetap berlangsung.
Mengingat jalan tersebut merupakan sarana vital bidang transportasi bagi masyarakat sekitar untuk mengangkut hasil panen sawit, baik dalam rangka berpergian melakukan aktifitas maka masyarakat sangat menginginkan agar kondisi jalan yang mereka lintasi setiap hari dapat dilintasi dengan baik.
Karena itulah akhirnya masyarakat setempat sepakat untuk melakukan gotong royong dan secara swadaya mengerjakan perbaikan jalan tersebut. Selain menambal jalan yang berlubang dan mengunakan pohon kelapa bulat dan yang dibelah dua itu, para warga tersebut juga gotong royong membersihkan dan memangkas tumbuhan liar disepanjang jalur tersebut, katanya.
“Selain itu ditambahkan Plt. Camat Hutaraja tinggi mengapresiasi kegiatan gotong royong ini dan semoga bisa tetap terjaga kekompakan dan kebersamaan, semoga di tahun 2024 ini ada perbaikan dari pemerintah Kabupaten palas melalui dinas terkait, sehingga akses jalan lintas tersebut tidak lagi berlumpur jika hujan deras turun”. Pungkas Halomoan Siregar, SE. (*)
Komentar