Program tersebut selain diarahkan untuk mendukung Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, juga menjadi sarana bimbingan kerja bagi warga binaan.
Melalui kegiatan di sektor ketahanan pangan, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Bekal Keterampilan Setelah Bebas
Dalam program bimbingan kerja tersebut, warga binaan diarahkan untuk memperoleh keterampilan di berbagai bidang, seperti pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.
Menteri Agus berharap keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pidana dapat membantu warga binaan menjadi lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidananya.
Kegiatan budidaya jagung bersama Kodim 0604/Karawang menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Selain mendukung pemanfaatan lahan untuk kegiatan produktif, program ini juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar mengenai proses pengolahan lahan, pemupukan, hingga pengelolaan irigasi.
Dengan demikian, kegiatan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya diarahkan pada aspek produksi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan peningkatan keterampilan warga binaan agar memiliki bekal yang lebih baik saat kembali ke masyarakat.(Gamaliel)
Komentar