Seputar Publik / Berita

80 Persen Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Bebas Lumpur, Satgas PRR Percepat Pemulihan Permukiman dan Fasilitas Publik

Pembersihan lumpur di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan kemajuan signifikan, dengan 406 dari 508 lokasi terdampak telah berhasil dibersihkan
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera melaporkan sekitar 80 persen wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah berhasil dibersihkan dari lumpur, sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana. Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera melaporkan sekitar 80 persen wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah berhasil dibersihkan dari lumpur, sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana.

Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan jumlah lokasi pembersihan terbanyak. Dari total 455 lokasi yang menjadi target pembersihan, sebanyak 366 lokasi telah selesai dibersihkan, sementara 89 lokasi lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Di Sumatera Utara, pembersihan lumpur dilakukan di 24 lokasi. Dari jumlah tersebut, 11 lokasi telah selesai dibersihkan, sedangkan 13 lokasi lainnya masih dalam tahap penanganan.

Sementara itu, di Sumatera Barat, proses pembersihan lumpur telah rampung sepenuhnya. Sebanyak 29 lokasi terdampak berhasil dibersihkan, atau mencapai 100 persen dari target penanganan.

Amran juga mencontohkan sejumlah fasilitas pendidikan di wilayah Aceh Timur yang telah selesai dibersihkan secara menyeluruh, baik di dalam bangunan maupun di area sekitarnya.

“Beberapa sekolah seperti SD Lokop Aceh Timur dan SMP Lokop Aceh Timur di Kecamatan Lokop, misalnya, sudah dibersihkan 100 persen, baik di dalam ruangan maupun di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Melalui percepatan pembersihan lumpur tersebut, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana di berbagai wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.(red)*

Tulis Komentar

Komentar