Momentum sepenuhnya berada di tangan Alwi. Ia mencetak tujuh poin beruntun untuk memimpin 18-5, sementara Teeraratsakul tampak kesulitan keluar dari tekanan. Sebuah drop shot kembali menjadi penutup manis, memastikan kemenangan gim kedua 21-6 sekaligus mengakhiri laga hanya dalam waktu 25 menit.
Gelar ini menjadi titel BWF World Tour Super 500 pertama dalam karier Alwi Farhan, sekaligus menegaskan konsistensinya di level internasional dalam dua musim terakhir.
Sebelumnya, pada Indonesia Masters Super 100 seri pertama 2024, Alwi sempat menembus final namun harus puas sebagai runner-up usai kalah dari rekan senegara Zaki Ubaidillah. Kegagalan tersebut kini terbayar lunas dengan gelar juara di turnamen yang levelnya lebih tinggi.
Kemenangan di Indonesia Masters 2026 menjadi bukti kematangan permainan Alwi Farhan dan membuka peluang besar baginya untuk bersaing lebih ketat di jajaran elite dunia pada rangkaian turnamen BWF berikutnya. (*/hel)
Komentar