Selain penguatan internal, AMKI Sukabumi Raya juga menargetkan sinergi yang lebih luas dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Program seperti audiensi strategis dengan kepala daerah, forum dialog media, hingga kolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem media yang sehat dan kredibel.
Dalam menghadapi tantangan era digital, AMKI turut menegaskan komitmennya dalam memerangi penyebaran hoaks. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah pembentukan Satgas Anti-Hoaks yang akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
Selain itu, peningkatan literasi digital juga menjadi prioritas melalui workshop keamanan siber serta pelatihan produksi konten multimedia.
Dengan dukungan Dewan Pembina yang kuat serta komitmen kolektif seluruh jajaran pengurus, AMKI Sukabumi Raya optimistis dapat menjadi organisasi media yang berdaya saing tinggi.
Rayrobbend menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari visi besar untuk membangun media lokal yang profesional dan dipercaya masyarakat.
“Kami ingin AMKI Sukabumi Raya menjadi rumah besar bagi media yang berkualitas, mampu bersaing di era digital, dan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik. Dengan bimbingan Dewan Pembina, kami yakin arah ini dapat terwujud,” tegasnya.(Red)*
Komentar