Seputar Publik / Opini

Asri Hadi alias Buyung: Grafik Kehidupan Anak Lintau, dari Kemapanan hingga Pengabdian dan Jalan Pulang

Biografi Asri Hadi: Perjalanan, Pengabdian dan Jalan Pulang* mengisahkan perjalanan seorang putra Lintau, Tanah Datar, yang melewati dinamika kehidupan, membangun kepedulian terhadap persoalan narkoba, meniti karier di dunia pemerintahan, hingga memilih jalan jurnalistik.
Asri Hadi alias Buyung, putra Lintau, Tanah Datar, dalam kisah perjalanan hidup yang penuh dinamika. Buku biografinya, *Asri Hadi: Perjalanan, Pengabdian dan Jalan Pulang*, merekam perjalanan keluarga, pendidikan, pengabdian sosial, karier, hingga pilihan hidupnya menjadi pewarta. Asri Hadi alias Buyung, putra Lintau, Tanah Datar, dalam kisah perjalanan hidup yang penuh dinamika. Buku biografinya, *Asri Hadi: Perjalanan, Pengabdian dan Jalan Pulang*, merekam perjalanan keluarga, pendidikan, pengabdian sosial, karier, hingga pilihan hidupnya menjadi pewarta.

Meniti Karier dari Bawah

Seperti banyak keluarga pada generasi orang tua Buyung, pekerjaan sebagai pegawai negeri menjadi salah satu bentuk kemapanan dan kebanggaan yang diharapkan bagi anak-anak.

Pada masa itu, profesi seperti YouTuber atau kreator konten belum dikenal sebagai pilihan karier sebagaimana sekarang. Pekerjaan di pemerintahan menawarkan jalur pengabdian yang jelas sekaligus ruang untuk mengembangkan kemampuan.

Buyung memperoleh kesempatan berkarier di lingkungan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), yang kemudian berkembang dalam lingkungan pendidikan pemerintahan dan terkait dengan IPDN. Perjalanannya dimulai dari posisi asisten Menteri Dalam Negeri Soepardjo Roestam, sebelum kemudian terlibat dalam kegiatan pengajaran di Seskoal dan berbagai urusan yang berkaitan dengan proses demokrasi, termasuk pemilihan umum.

Dalam bidang kepemiluan, ia memperoleh brevet untuk mengajar petugas pemilu di berbagai tingkatan.

Pengalaman tersebut memperlihatkan sisi lain perjalanan Buyung. Ia tidak hanya menempuh jalur pendidikan formal, tetapi juga mengembangkan kemampuan praktis melalui pekerjaan, pengajaran, dan keterlibatan dalam proses kelembagaan.

Tulis Komentar

Komentar