Gebrak Pagi Digelar Tiga Kali Sepekan
Budi menjelaskan, program Gebrak Pagi dilaksanakan setiap Senin, Selasa, dan Kamis, mulai pukul 06.30 hingga 08.00 WIB.
Personel yang terlibat meliputi Kepala Dinas, Wakil Kepala Dinas, pejabat eselon III dan IV, staf, serta Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
Mereka ditempatkan di sejumlah titik prioritas kepadatan lalu lintas di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Selain memantau kondisi jalan, petugas juga membantu mengidentifikasi hambatan yang berpotensi memperlambat perjalanan masyarakat.
Melalui keterlibatan jajaran pimpinan hingga petugas lapangan, Dishub DKI Jakarta berharap persoalan lalu lintas dapat terdeteksi lebih cepat dan penanganannya berjalan lebih terkoordinasi.
Pelaksanaan program tersebut juga diatur melalui penjadwalan dan pembagian tugas. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat serta agenda kedinasan lainnya diharapkan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Dishub Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Selain mengerahkan personel, Dishub DKI Jakarta mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga kelancaran lalu lintas, khususnya pada jam sibuk pagi hari.
Para pengguna jalan diimbau mematuhi peraturan lalu lintas, tidak berhenti atau parkir sembarangan, serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan.
Dishub DKI Jakarta menegaskan bahwa penanganan kemacetan membutuhkan dukungan petugas sekaligus kedisiplinan masyarakat sebagai pengguna jalan.
Melalui program Gebrak Pagi, pemerintah daerah berharap arus lalu lintas di Jakarta dapat ditangani dengan lebih terkoordinasi sehingga mobilitas warga berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.
*(Penulis; Helmi)
Komentar