Menurutnya, mengenali diri sendiri merupakan langkah awal yang harus di lakukan guna membangun personal branding. Pembentukan personal branding juga harus di dasari dengan kejujuran akan kemampuan yang di kuasai. Menggunakan media sosial untuk membangun personal branding dapat di lakukan dengan memanfaatkan sejumlah fitur di dalamnya. Pasalnya, warganet akan melihat profil akun media sosial terlebih dahulu sebelum mengenal lebih jauh.
Rosyid pun menambahkan untuk selalu menjunjung tinggi beberapa etika dalam membangun personal branding di media sosial. Sejumlah etika tersebut seperti menggunakan kata-kata yang baik dan benar, cek sebelum membuat postingan publik, tidak membuat konten hoaks dan menghargai privasi orang lain.
Sementara dari segi pembuatan konten sebaiknya mengikuti tren yang sedang terjadi dan mempublikasikannya di waktu yang tepat. Senada dengan Rosyid, Aisyah Rusnali yang merupakan Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Bone, menambahkan media sosial merupakan sarana yang efektif untuk menciptakan nilai positif pada personal branding.
Alasannya karena jangkauan media sosial kini jauh lebih luas dan mengglobal. Hingga saat ini setidaknya ada sekitar 191,4 juta orang pengguna media sosial aktif di Indonesia. Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 170 juta orang. Melalui media sosial, penyampaian informasi pun dapat di lakukan dengan ringkas, cepat, sederhana dan padat.
Komentar