Beranda
Seputar Publik / Berita

"BMKG Keluarkan Peringatan untuk Banten, Wilayah Ini Berpotensi Dilanda Angin Kencang"

BMKG Wilayah II mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Pandeglang, dan Lebak.
BMKG Wilayah II menerbitkan Peringatan Dini Cuaca Provinsi Banten periode 18–20 Juli 2026. Masyarakat diimbau mewaspadai potensi angin kencang di sejumlah wilayah serta terus memantau informasi cuaca resmi BMKG.(Foto Ilustrasi)* BMKG Wilayah II menerbitkan Peringatan Dini Cuaca Provinsi Banten periode 18–20 Juli 2026. Masyarakat diimbau mewaspadai potensi angin kencang di sejumlah wilayah serta terus memantau informasi cuaca resmi BMKG.(Foto Ilustrasi)*

Seputarpublik.com || BANTEN – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II menyampaikan rilis Peringatan Dini Cuaca  Tiga Harian untuk Provinsi Banten dan sekitarnya yang berlaku mulai  dari 18 - 20 Juli 2026.

Berdasarkan informasi dari akun resmi "Instagram BMKG", secara umum tidak terdapat wilayah di Provinsi Banten yang termasuk dalam kategori Waspada, Siaga, maupun Awas terhadap hujan lebat selama periode tersebut. Namun demikian, masyarakat tetap dihimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya potensi angin kencang yang berpotensi terjadi di beberapa daerah di Banten.

Untuk 18 Juli 2026, potensi angin kencang diperkirakan akan terjadi di Kabupaten Tangerang bagian utara dan Kota Tangerang. Sementara pada 19 Juli 2026, potensi angin kencang diprakirakan akan terjadi di Kabupaten Pandeglang di bagian selatan.

Adapun pada 20 Juli 2026, potensi angin kencang akan diperkirakan masih berpotensi terjadi di Kabupaten Pandeglang bagian selatan serta Kabupaten Lebak bagian selatan.

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti pohon tumbang, banjir lokal, banjir bandang, maupun tanah longsor di wilayah rawan.

Masyarakat juga disarankan untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan maupun perjalanan, sehingga dapat mengantisipasi potensi risiko akibat perubahan cuaca.(Rendy')*