Seputar Publik / Opini

Dari 'Anak Kambing' ke Media Merdeka.

Oleh: Tundra Meliala.
KRA. Ir. Tundra Meliala MM.,GRCE. Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI). KRA. Ir. Tundra Meliala MM.,GRCE. Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI).

Seputar Publik Jakarta, -- BAGI insan pers, ukuran sejati dari kemerdekaan Indonesia adalah sejauh mana kemerdekaan pers bisa tegak setegak-tegaknya. Kita sering mengira kemerdekaan pers adalah barang mudah, toh setiap hari kita bisa membaca berita dari ratusan portal dare, menonton liputan televisi, atau sekadar menikmati ocehan akun-akun media di medsos. Namun, kenyataan di balik layar tidak mengganggu.

Justru hari ini, meraih kemerdekaan semakin pelik. Kalau diartikan sebatas bebas meliput, bebas memberitakan, dan bebas dari tekanan politik, mungkin memang pers kini relatif lebih terbuka dibandingkan era otoritarian dulu. Tetapi sejak pandemi Covid-19 mempercepat pelestarian konsumsi informasi ke platform digital, pers dihadapkan pada “penjajah” baru: ekosistem bisnis media yang kian rapuh.

Krisis Ekonomi Media

Tulis Komentar

Komentar