Permintaan pasar terhadap buket bunga yang terus meningkat, terutama untuk momen-momen spesial seperti wisuda, ulang tahun, hingga pernikahan, menjadikan keterampilan ini peluang emas bagi ibu rumah tangga untuk menambah penghasilan tanpa harus meninggalkan rumah.
Selain Rini Hidayati, kegiatan ini juga melibatkan Imelda Sari, S.E., M.Si., Ak., CA serta Nida Nadya Hasan, S.E., M.S. Ak dan sejumlah mahasiswa FEB YARSI yang turut berperan aktif dalam mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung.
Rini menambahkan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga membangun jiwa kewirausahaan dan kemandirian ekonomi di kalangan ibu rumah tangga. “Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi langkah awal bagi para peserta untuk berani membuka usaha sendiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap sesi pelatihan. Banyak di antara mereka mengaku baru pertama kali mencoba membuat buket bunga, namun hasilnya langsung menarik dan bernilai jual.
Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus berinovasi dan memanfaatkan peluang dari keterampilan sederhana yang dimiliki. Melalui program PKM seperti ini, Universitas YARSI berkomitmen untuk terus menjembatani dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. ***
Komentar