Seputar Publik / Nusantara

Diduga Maling Uang Rakyat di Aceh Bebas Berkeliaran dan Banyak Bicara di Luar Sana

Penerapan hukum menurutnya telah jelas – jelas sangat tidak adil di Aceh dan secara terang – terangan ketidakadilan itu dipertontonkan di tengah – tengah rakyat Aceh yang lama terluka parah di dera konflik bersenjata berkepanjangan, namun setelah konflik usai dan berujung dengan perdamaian, rakyat Aceh disuguhkan lagi dengan berbagai drama tontonan ketidakadilan yang lebih menyakitkan, penindasan dan kezaliman para elitnya yang menari – nari diatas penderitaan rakyat, dan memperkosa hukum syariat, yang seolah digelar hanya sebatas jadi alat pencitraan kekuasaan mereka yang super culas, dan menyasar rakyat jelata semata yang tertindas.

” Kenapa kami dibenci, dimusuhi, bahkan ingin dicelakai? karena kami membongkar semua itu apa adanya seperti ini, kami membongkar semua ketidakadilan dan kezaliman yang ditutup – tutupi dengan topeng busuk para elit yang sejatinya hanya memperalat segalanya demi menghisap darah rakyat, demi kekuasaan, kekayaan berlimpah dan kesenangan mereka semua,” ketus Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh asal Idi Rayeuk Aceh Timur itu.

Tulis Komentar

Komentar