Selain itu, FIKOM UMB juga menyelenggarakan Sarasehan Akademik bertajuk “Merawat Ekosistem Akademis, Menumbuhkan Kolaborasi Tanpa Batas”. Dalam forum tersebut, Guru Besar Ilmu Komunikasi UMB, Prof. Dr. Nurhayani Saragih, M.Si., memaparkan pentingnya kolaborasi riset lintas disiplin untuk menjawab kompleksitas persoalan sosial dan komunikasi kontemporer.
Melalui berbagai kegiatan ilmiah tersebut, FIKOM UMB berupaya memperkuat budaya riset sekaligus memperluas ruang kolaborasi akademik. Langkah ini dinilai penting agar perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang lahirnya gagasan, inovasi, dan solusi bagi masyarakat.
Menutup pidatonya, Ahmad mengajak seluruh sivitas akademika dan mitra untuk terus memperkuat kolaborasi serta menjaga semangat inovasi yang telah dibangun selama lebih dari tiga dekade.
“Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana harus terus tumbuh, terus berdampak, dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Pada usia ke-32 tahun, FIKOM UMB menempatkan adaptasi, kolaborasi, dan inovasi bukan sekadar tema perayaan, melainkan fondasi strategis untuk menjaga relevansi pendidikan komunikasi di tengah transformasi digital dan perkembangan kecerdasan artifisial yang semakin pesat.(Red)*
Komentar