“Tentu, teknis apa yang akan diambil, disesuaikan saja dengan kondisi dimasing-masing wilayah. Namun, semua puskesmas, RSUD dan seluruh Rumah Sakit di Kota Tangerang akan dikerahkan untuk memaksimalkan angka capaian booster kedua untuk lansia di Kota Tangerang,” papar dr Dini.
Ia pun menjelaskan, respon ini diambil secara cepat sebagai upaya mitigasi peningkatan kasus dan munculnya subvarian baru. Selain itu, untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap kelompok rentan, untuk mengurangi tingkat keparahan, bahkan kematian akibat COVID-19.
Percepatan vaksinasi baik primer maupun booster, kata dr Dini perlu dilakukan mengingat pasien COVID-19 yang meninggal sebagian besar adalah masyarakat yang belum divaksinasi, lansia dan orang dengan penyakit penyerta.
“Dengan itu, kami mengajak masyarakat yang belum vaksinasi maupun yang belum melengkapi dosis primer juga booster terutama pada lansia agar segera melakukan vaksinasi. Lansia pun diimbau untuk bersiap booster kedua digerai vaksinasi yang disiapkan,” imbaunya.
Sebagai informasi, capaian vaksinasi Covid-19 kategori lansia saat ini 80.964 jiwa atau 77,2 persen, dosis dua 74.088 jiwa atau 70,6 persen dan dosis tiga 57.888 jiwa atau 55,2 persen.
Komentar