"Diharapkan sajian ini menjadi makanan yang bergizi, mudah diolah, dan dapat dinikmati oleh semua kalangan,” ujarnya menambahkan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Bekasi beserta Pokja 3, yang menjalankan tugas sesuai salah satu dari 10 Program Pokok PKK, yaitu menggerakkan keluarga untuk berperan aktif dalam pemenuhan kebutuhan pangan yang berkualitas dan mencukupi.
Pada kegiatan “Food Etnik” ini, Ketua TP PKK juga bertugas melakukan penilaian terhadap kreasi makanan etnik yang ditampilkan oleh tiap kecamatan, mencakup aspek kreativitas, inovasi, pemanfaatan bahan lokal, hingga nilai gizi.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menyampaikan pesan singkat:
“PKK hadir untuk mendorong keluarga terus berinovasi dalam mengolah bahan pangan lokal agar memiliki nilai tambah dan menjadi kebanggaan daerah.”
Acara “Food Etnik” turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bekasi dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta serta pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang ingin mengembangkan produk kuliner berbasis potensi lokal.
Melalui kegiatan ini, Disdagperin Kota Bekasi menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas dan daya saing IKM serta memperkuat identitas kuliner Kota Bekasi sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara.
(*/AZ)
Komentar