Beranda
Seputar Publik / Berita

DPRD Riau Apresiasi Kemitraan PTPN IV Regional III, Capai 78 Persen dan Lampaui Ketentuan Pemerintah

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional III dinilai berhasil membangun kemitraan perkebunan masyarakat jauh di atas ketentuan 20 persen, sekaligus memperkuat program pemberdayaan ekonomi warga di Riau.
DPRD Riau menegaskan kemitraan yang dijalankan PTPN IV Regional III telah mencapai 78 persen, jauh melampaui ketentuan pemerintah, sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar perkebunan. DPRD Riau menegaskan kemitraan yang dijalankan PTPN IV Regional III telah mencapai 78 persen, jauh melampaui ketentuan pemerintah, sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar perkebunan.

Seputarpublik.com || PEKANBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau menegaskan bahwa PTPN IV Regional III, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, telah memenuhi bahkan melampaui kewajiban pembangunan kebun masyarakat atau pola kemitraan sebesar 20 persen sebagaimana diatur pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama masyarakat adat Desa Kasikan dan Desa Talang Danto yang berlangsung di Gedung DPRD Riau, Pekanbaru, dan dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, dengan dihadiri jajaran manajemen PTPN IV Regional III serta perwakilan masyarakat.

Dalam keterangannya, Edi Basri menyampaikan bahwa pola kemitraan yang dijalankan perusahaan negara tersebut di Provinsi Riau telah jauh melampaui ketentuan minimal yang ditetapkan pemerintah.

“PTPN IV di Provinsi Riau itu pola kemitraannya sudah melebihi daripada 20 persen karena bentuk pembangunan kebun itu adalah pola perusahaan negara untuk membangun perkebunan masyarakat,” ujar Edi Basri.

Ia menjelaskan bahwa pola kemitraan tersebut telah berjalan sejak lama melalui berbagai skema, mulai dari pembangunan kebun plasma, Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA), hingga pola kemitraan produktif bersama kelompok tani dan koperasi masyarakat.

Menurutnya, DPRD Riau memandang kemitraan yang dijalankan PTPN IV Regional III sebagai kontribusi nyata dalam mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.

Meski demikian, DPRD Riau tetap berupaya memfasilitasi dan memediasi berbagai aspirasi masyarakat guna menjaga keberlangsungan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat.

Kemitraan Capai 78 Persen

Corporate Secretary and Legal PTPN IV Regional III, Hotmatua, menjelaskan bahwa hingga saat ini perusahaan telah bermitra dengan ribuan petani di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Menurutnya, total luas kebun kemitraan yang dikelola bersama masyarakat mencapai sekitar 56 ribu hektare, sementara luas kebun inti perusahaan berada di kisaran 71 ribu hektare.

“Artinya, jika dibandingkan dengan luas kebun inti perusahaan, pola kemitraan yang dijalankan PTPN IV Regional III telah mencapai sekitar 78 persen, jauh di atas ketentuan minimal 20 persen sebagaimana diatur pemerintah,” jelasnya.

Khusus di Kabupaten Kampar yang menjadi wilayah induk Desa Kasikan dan Talang Danto, total kebun masyarakat mitra mencapai sekitar 21 ribu hektare dari luas kebun inti sekitar 36 ribu hektare atau setara sekitar 58 persen.

Hotmatua menegaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun hubungan kemitraan yang berkelanjutan bersama masyarakat sekitar wilayah operasional.

Sebagai perusahaan negara, lanjutnya, PTPN IV Regional III tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekonomi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Selain menjalankan program kemitraan perkebunan, PTPN IV Regional III juga terus memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Salah satu program yang baru direalisasikan adalah penyaluran bantuan 20 ekor sapi ternak produktif kepada masyarakat Desa Kasikan dan Desa Talang Danto, Kabupaten Kampar.

Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menjelaskan bahwa bantuan tersebut dirancang sebagai investasi sosial yang berorientasi pada keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 20 ekor indukan sapi produktif disalurkan, masing-masing 10 ekor untuk Desa Kasikan dan 10 ekor untuk Desa Talang Danto. Seluruh ternak merupakan bibit unggulan berusia produktif yang dipilih dari peternakan terpercaya.

“Dengan komposisi tersebut, kami berharap masyarakat tidak hanya memelihara, tetapi juga mampu mengembangkan populasi ternak secara berkelanjutan. Ini penting untuk memastikan manfaat ekonomi dapat terus tumbuh dari waktu ke waktu,” ujar Bambang.

Program tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat adat dan pemerintah desa setempat.

Datuk Banda Garu selaku Ninik Mamak Desa Talang Danto menyampaikan terima kasih atas perhatian perusahaan terhadap masyarakat adat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Ini sangat membantu dalam memperkuat ekonomi masyarakat kami. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut ke depan,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Kasikan, Alhudri, menilai bantuan ternak produktif tersebut membuka peluang pengembangan usaha berbasis peternakan yang berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PTPN IV Regional III. Bantuan ini akan kami kelola dengan baik agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Harapan kami, sinergi ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui penguatan program kemitraan dan berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional III terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat kesejahteraan masyarakat sekitar perkebunan, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Adv)*