Menurutnya, pendekatan yang digunakan dalam "Ghost Buzzer" mampu memperkenalkan tema dunia gaib kepada anak-anak secara edukatif tanpa menimbulkan rasa takut berlebihan.
"Salut dan terima kasih kepada M8 Pictures yang menghadirkan genre berbeda. Film ini memperkenalkan tema dunia gaib dengan pendekatan yang tidak menakutkan bagi anak-anak, serta tetap mengedepankan nilai edukatif," ujar Kak Seto usai menghadiri pemutaran bersama pelajar, mahasiswa, guru, orang tua, dan sejumlah pemerhati pendidikan.
Pemutaran tersebut juga dihadiri peserta dari SMPN 200 Rorotan Jakarta Utara, mahasiswa Fakultas Psikologi YAI Jakarta, komunitas orang tua anak berkebutuhan khusus, kalangan pendidik, organisasi profesi guru, hingga perwakilan kementerian terkait.
Executive Producer M8 Pictures, Amirullah, mengungkapkan rasa syukur atas respons positif yang diterima film tersebut. Ia berharap "Ghost Buzzer" dapat menjadi alternatif tontonan keluarga yang menghibur sekaligus memberikan nilai edukasi.
Menurut Amirullah, konsep film ini berbeda dari film horor pada umumnya karena tidak mengandalkan adegan kejut (jump scare) yang berlebihan.
"Ghost Buzzer lebih menonjolkan unsur petualangan, fantasi, misteri, dan komedi yang dapat dinikmati anak-anak maupun seluruh anggota keluarga," jelasnya.
Komentar