Seputar Publik / Berita

FWK Ingatkan Pemerintah Tak Abaikan Penderitaan Rakyat di Tengah Polemik Penyadapan

Dalam diskusi mingguan di Jakarta, Forum Wartawan Kebangsaan menyoroti persoalan dugaan penyadapan yang menyita perhatian publik. FWK mengingatkan pemerintah agar tetap memprioritaskan persoalan PHK, daya beli, harga kebutuhan pokok, dan kesejahteraan masyarakat.
Forum Wartawan Kebangsaan menggelar diskusi mingguan di Jakarta, Rabu (4/11/2026), membahas polemik dugaan penyadapan dan pentingnya pemerintah tetap memprioritaskan persoalan kesejahteraan rakyat. Forum Wartawan Kebangsaan menggelar diskusi mingguan di Jakarta, Rabu (4/11/2026), membahas polemik dugaan penyadapan dan pentingnya pemerintah tetap memprioritaskan persoalan kesejahteraan rakyat.

“Tentu saja akuntabilitas pemerintahan harus dijaga agar tidak ada penyalahgunaan yang membahayakan penyelenggaraan negara yang terlihat dari kasus penyadapan yang kini sedang menjadi tren berita. Kekuasaan harus check dan balancing. Tetapi yang jauh lebih penting, jangan pernah lupa melihat penderitaan di kalangan masyarakat yang kini semakin nyata,” ujar Mohamad Nasir.

Diskusi tersebut turut dihadiri Hendry Ch Bangun, Ketua Umum PWI Pusat periode 2023–2025; M. Iqbal Irsyad, Pemimpin Redaksi VOI; Doktor Budi Nugraha, wartawan Suara Merdeka sekaligus dosen komunikasi di sejumlah perguruan tinggi; wartawan bidang hukum HMU Kurniadi; Pemimpin Redaksi Mitrapol Dadang Rahmad; serta wartawan senior Berman Nainggolan, Rudy Sitompul, dan Sigit Setiono.

Hadir pula Rendy Herdiana, Ketua Koordinator FWK DKI Jakarta sekaligus Pimpinan Umum Media Seputarpublik.com.

FWK Soroti Akuntabilitas dan Dugaan Penyadapan

Dalam diskusi, peserta juga menyoroti kasus dugaan penyadapan ilegal yang menjadi perhatian publik setelah Bareskrim Polri mengumumkan penetapan tiga perwira tinggi Polri sebagai tersangka, termasuk mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Tulis Komentar

Komentar