«“Saya bangga dengan Bung Saepudin, Bung Entis Sumantri dan seluruh pengurus KNPI Pandeglang. Di saat banyak yang merayakan kemerdekaan dengan lomba, rekan-rekan di Pandeglang memilih turun ke lapangan membagi air bersih, sembako, dan bersilaturahmi ke sejumlah pondok pesantren serta menyantuni anak yatim,” ujar Tito.»
Menurut Tito, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pemaknaan kemerdekaan melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
«“Kemerdekaan itu bukan hanya soal bendera dan upacara. Tapi soal memastikan tidak ada rakyat kita yang haus, lapar, dan tertinggal. Apa yang dilakukan KNPI Pandeglang adalah jawaban nyata bahwa pemuda hadir sebagai solusi,” tegasnya kepada awak media, Rabu (12/8/2026).»
Tito juga menyoroti pesan yang disampaikan Sekretaris KNPI Pandeglang, Entis Sumantri, mengenai ungkapan “Khairunnas anfa'uhum linnas.”
«“Itu harus jadi pegangan kita semua. Sebaik-baik pemuda adalah yang paling bermanfaat. Dan KNPI Pandeglang sudah membuktikannya dari tanggal 7–12 Agustus ini,” lanjut Tito.»
Akan Jadi Inspirasi bagi KNPI se-Banten
Tito menegaskan, DPD KNPI Provinsi Banten akan menjadikan program “Berbagi Kasih” yang dilakukan KNPI Pandeglang sebagai salah satu inspirasi bagi DPD KNPI di kabupaten/kota lainnya di Banten.
«“Ke depan kita dorong semua KNPI se-Banten punya program kemanusiaan di momentum-momentum besar. Karena di usia 53 tahun KNPI dan 81 tahun Indonesia, kita harus hadir di tengah rakyat,” pungkas Tito.»
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DPD KNPI Pandeglang berupaya mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan kegiatan yang berorientasi pada kepedulian sosial, gotong royong, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.(Red)*
Komentar