Ibnu menilai kesinambungan antara generasi tua yang memiliki pengalaman dan pengetahuan budaya dengan generasi muda sangat penting agar nilai-nilai budaya Betawi tetap terjaga.
“Supaya jangan sampai mati obor antara para senior dengan generasi muda. Harus terus nyambung. Ini pekerjaan besar yang membutuhkan semangat kerja sama bersama,” katanya.
Ia optimistis rencana penyusunan sekitar 500 cerita kampung Betawi dapat terwujud apabila seluruh pihak terlibat dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi. Menurutnya, karya tersebut juga dapat menjadi kontribusi masyarakat Betawi dalam menyambut lima abad Kota Jakarta.
“Saya yakin dengan semangat kebersamaan, 500 cerita kampung Betawi ini bisa kita wujudkan sebagai hadiah untuk lima abad Jakarta. Ini akan menjadi inspirasi bagi generasi muda Betawi ketika melihat para sesepuhnya sudah memikirkan bagaimana memajukan Betawi melalui karya,” ujarnya.
Perjalanan Karier Ibnu Chuldun
Ibnu Chuldun dikenal sebagai birokrat dengan pengalaman panjang di bidang hukum dan pemasyarakatan. Pria kelahiran Jakarta, 28 Maret 1966 ini mengawali kariernya di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia setelah menempuh pendidikan sebagai taruna Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) angkatan ke-20 dan lulus pada 1987.
Komentar