Seputar Publik / Berita

Indonesia Halal Lifestyle Center Kerjasama dengan BPJPH Kembangkan Aplikasi Halal Scan

“Jumlah populasi yang besar itu membuat peningkatan permintaan terhadap produk halal, khususnya cloths, pharmacy dan kosmetik,” terang Didi.

Maka dari itu, Didi menambahkan, pihaknya dalam hal ini Kemendag, terus mengembangkan dan mempromosikan produk-produk halal hasil karya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia baik di pasar lokal maupun global.

Terkait pengembangan industri halal di Indonesia, Didi menyampaikan, saat ini fokus pada empat (4) jenis produk unggulan. Adapun keempat jenis produk itu antara lain modest fashion, makanan halal, obat-obatan dan kosmetik.

“Diprediksi, konsumsi keempat jenis produk ini akan meningkat secara signifikan di pasar global pada tahun 2024,” bebernya.

Bangun Mentalitas Pejuang

Pada kesempatan yang sama, Vice Chairwoman Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), Jetti Rosila Hadi menyampaikan beberapa hal yang dilakukan selama gelaran Indonesia International Halal Lifestyle Conference atau INHALIFE 2022 dalam rangka mendorong UMKM Indonesia masuk ke dalam modern retail.

Sosok yang akrab disapa Ibu Tila ini memapaarkan terkait seminar dan pelatihan yang dilakukan selama ini bagi para pelaku UMKM yang memproduksi produk halal.

Selain seminar, pihaknya juga melakukan kurasi dan seleksi bagi UMKM untuk masuk ke dalam modern retail hingga ke pasar global.
Dari pemberdayaan dan pendampingan yang dilakukan oleh pihaknya, Ibu Tila menjelaskan, banyak UMKM layak masuk modern retail bahkan siap untuk melakukan ekspor produk.

“Dari program ini, kita simpulkan bahwa memiliki usaha dan menjadi seorang entrepreneur bukan hanya tentang marketing atau kemasan, namun tentang membangun mentalitas petarung dan tidak putus asa dalam mencoba dan terus belajar. Sebab kita adalah the real zero to hero,” kata Ibu Tila. (Sml)

Tulis Komentar

Komentar