Psikolog klinis yang berfokus pada masalah emosi, regulasi, dan tergabung dalam Ikatan Psikolog Klinis Indonesia wilayah DKI Jakarta itu berpendapat setidaknya seperti rutinitas makan, mandi, tidur, dan berkegiatan fisik aktif perlu dijalani rutin meskipun sedang masa liburan.
Feka mengatakan pada saat liburan termasuk mudik, biasanya orangtua akan memberikan kelonggaran waktu, misalnya, tidur sedikit lebih malam pada anak, atau makan menjadi tidak teratur. Hal ini sebenarnya masih bisa ditoleransi, asalkan tidak lebih dari 2 hari karena perubahan rutinitas bagi anak mengharuskan diri perlu beradaptasi kembali dan mengubah pola yang sebelumnya sudah terjadi.
Sebaiknya, pola tidur dan pola makan anak tidak mengalami perubahan terlampau jauh dari biasanya agar tak memengaruhi kesehatan, imunitas dan perkembangan fisik anak.
Orang tua disarankan dapat menyiapkan anak untuk kembali ke rutinitas awal sebelum liburan tiga hari atau seminggu sebelum masuk sekolah. Inilah alasannya orang tua seharusnya sudah kembali ke kota asal minimal 2 hari sebelum anak masuk sekolah, agar mereka juga dapat memulihkan diri dari lelah perjalanan mudik.
Komentar