Pada tahun 2022, KKLP Literasi Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat telah melaksanakan beberapa kegiatan, yakni Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Distribusi Buku. Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat telah melakukan pemantauan distribusi buku bacaan bermutu di wilayah 3T Prov. NTB pada bulan Oktober dan Desember tahun 2022 dengan menyasar sebanyak 80 sekolah di Lombok Utara dan 36 sekolah dasar di Lombok Timur.
Kegiatan selanjutnya adalah Gerakan untuk Literasi Semesta (Geulis). Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat telah melakukan pemberdayaan komunitas penggerak literasi pada bulan Februari, Maret, dan Agustus tahun 2022 dengan total sebanyak 103 komunitas penggerak literasi yang tersebar di pulau Lombok dan Sumbawa.
Selanjutnya, Kegiatan Pemutakhiran dan Pemberdayaan Komunitas Penggerak Literasi. Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat telah melakukan pemutakhiran profil komunitas penggerak literasi di NTB pada bulan Juli tahun 2022 dengan menyasar sebanyak 33 komunitas penggerak literasi yang tersebar di pulau Lombok dan Sumbawa. Selain itu, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat telah melakukan pemberdayaan komunitas penggerak literasi pada bulan Februari, Maret, dan Agustus tahun 2022 dengan total sebanyak 103 komunitas penggerak literasi yang tersebar di pulau Lombok dan Sumbawa
Terdapat 33 bentuk komunitas literasi yang telah dimutakhirkan profil datanya dnegan komposisi 15 Tamn Bacaan Masyarakat, 1 perpustakaan sekolah/desa, 13 rumah baca, 2 komunitas menulis, 1 komunitas mendongeng, dan 1 komunitas membaca. Klasifikasi komunitas literasi di wilayah A sebanyak 21%, wilayah B sebanyak 18%, dan wilayah C sebanyak 61 %.
KKLP BIPA
Kegiatan Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) pada tahun 2022 ini, yaitu Kantor Bahasa Provinsi NTB melakukan Bimbingan dan Pelatihan di Kabupaten Sumbawa pada bulan Maret 2022 kepada 35 peserta pegiat/pengajar/lembaga BIPA dan Kantor Bahasa Provinsi NTB mengadakan Lomba Bercerita dan Membaca bagi Pembelajar Asing di NTB pada bulan Agustus 2022 dan diikuti oleh 40 peserta pembelajar asing.
“Untuk mendukung pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik secara massif dan terintegrasi, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menjalin hubungan baik dengan berbagai media massa dalam menyebarkan informasi program dan kegiatan Kantor Bahasa Provinsi NTB”, tutup Retno.
(D007)
Komentar