Data menunjukkan, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan cukup tinggi. Survei Indikator Politik Indonesia pada Mei 2025 mencatat bahwa Kejaksaan RI berada di urutan pertama sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya, dengan skor 76%. Namun, angka ini merupakan pencapaian yang harus dipertahankan, bukan alasan untuk berpuas diri.
Siapa yang Menjaga Integritas Itu?
Integritas merupakan tanggung jawab bersama. ASN Kejaksaan—baik jaksa fungsional, pejabat struktural, maupun staf pendukung—harus terlibat dalam ekosistem integritas. Pimpinan lembaga perlu memberikan contoh, pengawas internal harus bekerja secara mandiri, dan masyarakat sipil harus diikutsertakan sebagai pengawas.
"Ketika integritas menjadi bagian dari budaya, Kejaksaan tidak hanya melaksanakan hukum, tetapi juga menciptakan harapan bagi bangsa. "
Ruang dan Kesempatan untuk Integritas
Integritas harus dijunjung tinggi di semua aspek, mulai dari ruang penyidikan, pelayanan publik, interaksi dengan pengacara dan saksi, hingga dalam sistem digital. Contoh positif ditunjukkan oleh Kejati DKI Jakarta yang telah menerapkan sistem e-integrity untuk memantau proses penanganan kasus secara langsung.
Komentar