Ia berharap investasi tersebut tidak hanya membangun industri, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat SBT melalui lapangan kerja, aktivitas ekonomi, dan sumber pendapatan baru.
“Kami ingin kehadiran kami juga membantu ekonomi dan kesejahteraan masyarakat SBT. Sagu ini sangat berpotensi mensejahterakan masyarakat. Karena itu kami ingin menggunakan sagu sebagai salah satu solusi untuk ketahanan pangan nasional,” kata Eddy.
Masyarakat, lanjut dia, diharapkan tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi dapat terlibat dalam ekosistem industri sagu yang dikembangkan.
MoU dengan BUMD, Investasi Masih Tahap Persiapan
Eddy mengungkapkan PT Permata Lintas Nusabangsa telah melakukan kesepakatan atau MoU dengan BUMD Kabupaten SBT. Menurutnya, kesepakatan tersebut telah ditandatangani oleh Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri.
Meski demikian, perusahaan saat ini masih berada pada tahap persiapan teknis. Sejumlah aspek perlu diselesaikan sebelum investasi memasuki tahap pelaksanaan, termasuk desain kapasitas industri, kajian lingkungan, serta pemenuhan persyaratan dan perizinan.
Komentar