“Kami sekarang melakukan desain kapasitas dan memenuhi semua persyaratan, seperti AMDAL dan ketentuan lainnya yang berlaku,” ujarnya.
Eddy menegaskan perusahaan merupakan perusahaan berbasis di Indonesia. Namun, untuk memperkuat pembiayaan investasi, pihaknya membuka kolaborasi dengan investor internasional.
“Kami ini perusahaan lokal, tetapi kami mengumpulkan modal dari internasional. Perusahaan tetap di Indonesia dan kami berkolaborasi dengan investor internasional,” tegasnya.
Menurut Eddy, sejumlah investor internasional juga menunjukkan ketertarikan terhadap peluang investasi di SBT, termasuk kemungkinan kerja sama di luar sektor sagu.
Forum Sagu Internasional Disiapkan November 2026
Untuk memperkuat promosi sagu sebagai komoditas strategis, PT Permata Lintas Nusabangsa juga menyiapkan rencana Forum Sagu Internasional pada November 2026.
Forum tersebut diharapkan mempertemukan pemerintah, akademisi, investor, dan pemangku kepentingan untuk membahas pengembangan sagu.
Komentar