Seputar Publik / Olahraga

ISTAF Larang Sementara 5 Pemain dan 3 Ofisial Thailand dari Seluruh Aktivitas Sepak Takraw Internasional

Proses disiplin resmi dimulai menyusul insiden final TM ISTAF Sepaktakraw World Cup Kuala Lumpur 2026, seluruh responden dilarang mengikuti aktivitas di bawah yurisdiksi ISTAF hingga pemeriksaan selesai.
ISTAF mengambil langkah tegas pascainsiden Final Piala Dunia Sepak Takraw 2026. Lima pemain dan tiga ofisial Thailand untuk sementara dilarang mengikuti seluruh aktivitas resmi sepak takraw internasional hingga proses disiplin selesai. ISTAF mengambil langkah tegas pascainsiden Final Piala Dunia Sepak Takraw 2026. Lima pemain dan tiga ofisial Thailand untuk sementara dilarang mengikuti seluruh aktivitas resmi sepak takraw internasional hingga proses disiplin selesai.

Sekretaris Jenderal ISTAF, Datuk Abdul Halim Kader, menegaskan bahwa olahraga sepak takraw dibangun di atas nilai penghormatan, disiplin, sportivitas, dan integritas.

"Setiap pemain, pelatih, dan ofisial yang mengikuti kompetisi di bawah ISTAF memiliki tanggung jawab untuk menjunjung nilai-nilai tersebut serta menghormati kewenangan perangkat pertandingan dan peraturan kompetisi," ujar Abdul Halim Kader, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, dimulainya proses disiplin ini mencerminkan komitmen ISTAF dalam menjaga integritas setiap kompetisi yang diselenggarakan sekaligus memastikan seluruh pihak memperoleh proses pemeriksaan yang adil, transparan, dan tidak memihak.

ISTAF menegaskan akan terus menjaga standar profesionalisme, tata kelola, serta sportivitas tertinggi dalam seluruh kompetisi di bawah naungannya. Setiap tindakan yang berpotensi merusak integritas pertandingan maupun reputasi olahraga sepak takraw akan ditangani melalui mekanisme disiplin yang adil, transparan, dan berdasarkan prinsip due process.

Karena proses disiplin masih berlangsung, ISTAF menyatakan belum akan memberikan komentar lebih lanjut terkait substansi perkara hingga seluruh tahapan pemeriksaan selesai dilaksanakan.(Red)*

Tulis Komentar

Komentar