Beranda
Seputar Publik / Berita

JIS–Ancol Resmi Tersambung, Pramono Anung Resmikan JPO Bersama BTN Sepanjang 466 Meter

Kolaborasi Pemprov DKI, Jakpro, dan BTN Perkuat Konektivitas Kawasan Olahraga dan Pariwisata Jakarta Utara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno saat peresmian kerja sama pembangunan JPO Bersama BTN yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Ancol, Jakarta Utara. minggu, 24/1/2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno saat peresmian kerja sama pembangunan JPO Bersama BTN yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Ancol, Jakarta Utara. minggu, 24/1/2026.

Seputarpublik.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memulai pembangunan ekstensi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dengan Taman Impian Jaya Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Peresmian ditandai dengan Penandatanganan Kesepakatan Kerja Sama Pembangunan JPO Bersama BTN, yang dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno, Minggu (25/1/2026).

Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Iwan Takwin, serta Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon Napitupulu.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung mengapresiasi terwujudnya kolaborasi lintas sektor yang dinilai strategis dalam memperkuat konektivitas kawasan Jakarta Utara. Ia menegaskan, pembangunan JPO ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta menghadirkan infrastruktur perkotaan yang aman, nyaman, dan terintegrasi.

> “Sejak awal mengetahui rencana ini, saya langsung ingin menyambungkan kawasan JIS dengan Ancol. Tantangan terbesarnya justru ego sektoral. Padahal, di lapangan persoalannya tidak terlalu sulit. Alhamdulillah, setelah berkomunikasi dengan Ancol, BTN, dan Jakpro, akhirnya bisa direalisasikan,” ujar Pramono.

JPO tersebut secara resmi diberi nama JPO Bersama BTN, sebagai simbol kolaborasi dan kebersamaan antara pemerintah daerah, BUMD, dan BUMN. JPO dengan panjang 466 meter ini diharapkan menjadi ikon baru Jakarta Utara, sekaligus memperkuat citra kawasan JIS–Ancol sebagai pusat olahraga, hiburan, dan pariwisata bertaraf internasional.

> “Saya meyakini kawasan ini akan menjadi salah satu ikon Jakarta. Ke depan, JIS dan Ancol tidak hanya berfungsi sebagai pusat olahraga, tetapi juga ruang publik yang hidup dengan berbagai aktivitas, mulai dari olahraga, budaya, hingga konser-konser besar,” jelas Pramono.

Keberadaan JPO Bersama BTN dinilai akan semakin optimal seiring pengembangan sistem transportasi publik di sekitarnya. Pramono menyebut, pembangunan Kereta Rel Listrik (KRL) yang ditargetkan rampung pada April mendatang akan semakin memperkuat aksesibilitas kawasan tersebut.

> “Dengan tersambungnya KRL, Transjakarta, serta dukungan area parkir di Ancol, masyarakat akan semakin mudah mengakses JIS maupun Ancol. Ini sangat mendukung agenda besar Jakarta, termasuk menyongsong perayaan 500 tahun Jakarta tahun depan,” katanya.

Pramono menargetkan pembangunan JPO Bersama BTN rampung pada Mei 2026 dan mulai dimanfaatkan masyarakat pada Juni 2026. Ia juga mendorong agar kawasan JIS dan Ancol semakin dihidupkan dengan berbagai kegiatan olahraga, rekreasi, dan konser berskala nasional maupun internasional.

> “Dari sisi transportasi dan aksesibilitas, kawasan ini sangat menjanjikan. Ke depan, JIS dan Ancol harus benar-benar menjadi kawasan yang hidup dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Pembangunan ekstensi JPO Bersama BTN diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi strategis antara Pemprov DKI Jakarta, BUMD, dan BUMN dalam menghadirkan infrastruktur publik yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan warga. (*/hel)