Ada pekerja yang menggantungkan pendapatan dari kebun. Ada keluarga yang kehidupannya tumbuh bersama musim kopi. Ada pula pengetahuan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Karena itu, keberadaan perkebunan tidak semestinya hanya dilihat dari jumlah kopi yang dihasilkan. Di balik produksi terdapat nilai sosial berupa kesempatan kerja, perputaran ekonomi masyarakat, serta pengetahuan perkebunan yang terus dipelihara.
Merawat Kopi, Menjaga Pengetahuan
PTPN I sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), melalui Kebun Ijen, memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan kopi Arabika.
Pemeliharaan tanaman, pengaturan tanaman penaung, pemanenan, hingga penanganan pascapanen merupakan rangkaian pengetahuan yang berperan dalam menentukan kualitas akhir kopi.
Kualitas kopi pada akhirnya merupakan pertemuan antara varietas, tanah, ketinggian, iklim, ketekunan manusia, serta konsistensi dalam merawat tanaman.
Alam menyediakan potensi, sementara manusia menentukan bagaimana potensi tersebut dikelola.
Biosite Kopi Bondowoso: Harmoni Perkebunan dan Masyarakat
Komentar