“Provinsi Banten memiliki kekayaan laut, kawasan pesisir, dan sumber daya perikanan yang sangat potensial. Oleh karena itu, pemuda harus hadir sebagai agen perubahan, baik dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, edukasi gizi, maupun pelestarian lingkungan laut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Program Pemuda Pesisir Mandiri difokuskan pada peningkatan kapasitas pemuda melalui pelatihan keterampilan, pemberdayaan usaha berbasis hasil laut, penguatan kelompok pemuda nelayan, serta pengembangan ekonomi kreatif pesisir.
Sementara itu, Gerakan Pemuda Gemar Makan Ikan diusulkan sebagai kampanye edukatif guna meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein dan gizi dalam mencetak generasi sehat dan unggul.
Di bidang lingkungan, KNPI Banten juga menginisiasi Program Pemuda Peduli Laut dan Mangrove sebagai bentuk komitmen terhadap konservasi ekosistem pesisir.
“Pelestarian laut dan mangrove bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab moral pemuda sebagai pewaris masa depan daerah,” tambahnya.
Program tersebut akan diwujudkan melalui aksi bersih pantai, penanaman mangrove, edukasi konservasi, serta kampanye kepedulian lingkungan berbasis komunitas.
Selain itu, Inkubasi Wirausaha Maritim Pemuda diusulkan sebagai wadah pembinaan usaha rintisan di sektor kemaritiman, meliputi pengolahan hasil perikanan, wisata bahari, budidaya laut, hingga inovasi produk turunan berbasis sumber daya kelautan.
Kepala DKP Provinsi Banten, Agus Supriyadi, menyambut positif berbagai usulan tersebut dan membuka peluang kolaborasi lanjutan antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan.
“Kami memandang keterlibatan pemuda sangat strategis dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan program yang konkret, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kerja sama kelembagaan antara KNPI Banten dan DKP Provinsi Banten, sekaligus mendorong terwujudnya generasi muda maritim yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.(red)*
Komentar