Kim menghadiri pameran senjata dengan Shoigu di Pyongyang pada Rabu (26/7), yang menampilkan berbagai persenjataan baru, termasuk pesawat tanpa awak yang tampaknya meniru model pesawat pengintai Amerika Serikat (AS) Global Hawk.
Kedua belah pihak juga menggelar perundingan terpisah dalam membahas isu pertahanan.
Pemimpin Korut tersebut juga bertemu dengan Li pada hari yang sama, di mana pejabat CCP itu menyampaikan surat dari Presiden China Xi Jinping, menurut laporan media resmi.
Parade tersebut dilakukan saat rezim Korut telah menggandakan program pengembangan senjata, mengkritik apa yang mereka sebut sebagai kebijakan “bermusuhan” AS terhadap negara itu.
Sejumlah pengamat memperkirakan parade tersebut akan memamerkan rudal balistik antarbenua (ICBM), rudal balistik yang diluncurkan kapal selam, serta rudal jelajah strategis Hwasal-1 dan Hwasal-2.
Drone serangan nuklir bawah air “Haeil” dan hulu ledak nuklir taktis Hwasan-31 juga dapat ditampilkan, kata mereka.
Sejak Kim mengambil alih kekuasaan setelah kematian ayahnya pada akhir 2011, rezimnya telah menggelar 14 parade militer, termasuk yang terbaru ini.
Parade terakhir sebelumnya digelar pada Februari lalu untuk menandai 75 tahun berdirinya angkatan bersenjata. Negara itu menampilkan ICBM berbahan bakar padat Hwasong-18 untuk pertama kalinya selama parade tersebut.
Komentar