Zulkifli selaku Kotasi Senggigi menegaskan, mereka sebagai salah satu pelaku wisata yang bergerak dibidang jasa layanan Transportasi sadar bahwa salah satu factor utama keberlangsungan berjalannya sektor pariwisata adalah Keamanan, kenyamanan dan ketertiban di wilayah tersebut sehingga dirinya menekankan kepada para anggotanya untuk tidak arogan dan tidak bertindak gegabah serta tidak mudah terpancing emosi dalam menyikapi suatu permasalahan, karena Kotasi Senggigi saat ini sedang membangun kepercayaan dan image dimata masyarakat dan para tamu/wisatawan dengan melakukan perubahan-perubahan untuk meningkatkan pelayanannya agar bisa lebih bersaing dalam bisnis jasa pelayanan transportasi.
Oleh karena itu diharapkan juga agar pihak-pihak terkait terutama pihak Dishub Prov. NTB dan para stake Holder lainnya turut serta membantu untuk secepatnya mencarikan solusi penyelesaian dari permasalahan yang terjadi antara pihak Kotasi Senggigi dengan pihak Taksi Blue Bird, dan mendukung penuh pihak Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kawasan wisata Senggigi sehingga tercipta suasana yang nyaman bagi para tamu/wisatawan serta menindak tegas oknum-oknum yang berusaha mencoba memancing situasi menjadi gaduh di Kawasan wisata Senggigi. Kotasi Senggigi akan selalu bekerjasama dengan polri dan mendukung penuh Kamtibmas di wilayah wisata Senggigi. (Team SP).
Komentar