Dalam konteks hubungan bilateral, kerja sama pendidikan dinilai menjadi salah satu pilar strategis yang dapat terus diperkuat. Pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, hingga pemanfaatan platform digital menjadi peluang konkret dalam mempererat hubungan kedua negara.
Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah (YAPTA) UIA, Dailami Firdaus, menegaskan bahwa kampus memiliki peran penting dalam menjembatani kolaborasi global melalui pendidikan.
“Kemitraan internasional bukan hanya penting bagi UIA, tetapi juga menjadi jembatan ilmu dan budaya yang memberi manfaat luas bagi bangsa dan umat,” ujarnya.
Ia menambahkan, UIA terus mendorong internasionalisasi kampus sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap dinamika global.
Melalui kegiatan ini, UIA menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang mendorong dialog terbuka, inklusif, dan berorientasi pada masa depan bersama. Forum akademik ini diharapkan dapat memperkuat hubungan people-to-people contact antara Indonesia dan Iran, sekaligus berkontribusi pada terciptanya dunia yang lebih damai, stabil, dan berkeadilan.(*/hel)
Komentar