Pada kesempatan yang sama, LBIQ juga meluncurkan buku 42 Tahun Perjalanan LBIQ sebuah Oase Untuk Jakarta dan seragam Batik berwarna hijau dengan simbol ke-Betawi-an
“Warna hijau adalah warna yang biasa melambangkan ke-Islaman. Kemudian ada lambang Gigi Balang yang menggambarkan kekuatan dan kegigihan,” jelasnya.
Supli menambahkan, di Batik juga ada gambar gambar Kembang Goyang yang artinya LBIQ Jakarta terus bergoyang bertanda dia dinamis.
“Ada juga gambar Kembang Melati yang harum dan wangi, ” tutur Supli Ali.
Sementara itu Kabag Mental Spiritual Biro Pendidikan Mental DKI Jakarta Aceng Zaini mengatakan, LBIQ Jakarta adalah lembaga non struktural yang dibentuk Pemprov DKI Jakarta pada tahun 1981.
“LBIQ satu satunya yang ada di Indonesia yaitu di DKI Jakarta. LBIQ menjadikan masyarakat Jakarta datang untuk belajar Al-Qur’an dan bahasa Arab. Banyak juga orang datang dari berbagai daerah untuk belajar Al-Qur’an mulai dari tingkat dasar, tingkat akhir sampai belajar bahasa Arab,” ujarnya.
Dijelaskannya, pemerintah mendukung semua program LBIQ Jakarta. “Saya berharap ke depan LBIQ membuat program baru yang berkaitan dengan digitalisasi,” pungkasnya.
(Hel)
Komentar