Seputar Publik / Berita

Marullah Matali: Ulama dan Umara Itu Kembar, Harus Saling Menguatkan untuk Layani Umat

Ketua Umum Permata MHT menekankan pentingnya sinergi, komunikasi, dan pemahaman terhadap peran masing-masing antara ulama dan umara dalam menjaga kehidupan masyarakat.
Marullah Matali saat menjadi narasumber Halaqah Ormas dan Lembaga Islam di Jakarta Selatan, menyerukan penguatan sinergi ulama dan umara dalam melayani umat dan masyarakat. Marullah Matali saat menjadi narasumber Halaqah Ormas dan Lembaga Islam di Jakarta Selatan, menyerukan penguatan sinergi ulama dan umara dalam melayani umat dan masyarakat.

Moderator halaqah, Azis Khafia, memperkenalkan Marullah sebagai sosok yang memiliki pengalaman panjang di bidang birokrasi sekaligus latar belakang pendidikan keagamaan. Pengalaman tersebut, menurut moderator, memberikan perspektif dari dua sisi dalam melihat hubungan ulama dan umara.

Ulama dan Umara Harus Saling Menguatkan

Menurut Marullah, ulama memiliki kedudukan penting karena ilmu dan kedekatan kepada Allah semestinya melahirkan rasa takut kepada-Nya serta tanggung jawab moral dalam kehidupan masyarakat.

Sementara itu, umara, menurut dia, merupakan mitra strategis ulama dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

«“Ulama dan umara itu kembar. Maka ulama dan umara harus saling menguatkan dan mendukung,” kata Marullah dalam halaqah tersebut.»

Marullah menegaskan, hubungan antara ulama dan umara tidak semestinya ditempatkan dalam posisi yang saling berhadapan.

Sebaliknya, keduanya perlu memahami batas dan porsi masing-masing sehingga dapat berjalan berdampingan dalam menjalankan amanah pelayanan kepada umat.

«“Duduk sejajar untuk melayani umat. Masing-masing harus saling mengerti porsinya,” ujarnya.»

Tulis Komentar

Komentar