Tantangan terberat pers saat ini bukan hanya tekanan dari luar, tapi godaan dari dalam. Godaan untuk tunduk pada pemilik modal, pada rating, pada klik dan likes. Ketika wartawan mulai bekerja demi bayaran, bukan demi kebenaran, maka publiklah yang paling dirugikan.
Jika kita masih percaya bahwa demokrasi membutuhkan media yang bebas dan independen, maka kita pun harus berani menegakkan standar yang tinggi untuk mereka yang mengaku sebagai penjaga pilar keempat. Kita tak butuh lebih banyak media—kita butuh media yang lebih jujur. Kita tak butuh lebih banyak wartawan—kita butuh wartawan yang berintegritas.
Dan untuk itu, publik juga punya peran. Bukan hanya mengkonsumsi berita, tapi juga mengkritisinya. Bukan hanya menikmati sensasi, tapi juga menuntut transparansi.
Pilar keempat mungkin sedang terluka. Tapi ia belum roboh. Yang dibutuhkan hanyalah keberanian untuk membersihkannya—dari dalam dan dari luar.
Tundra Meliala Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat
Komentar