Seputar Publik / Opini

Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Ini Harapan Partai Masyumi untuk Kepemimpinan dan Masa Depan Umat

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang diharapkan menjadi momentum memperkuat integritas kepemimpinan, menjaga marwah keulamaan, mempererat persatuan umat, serta melahirkan kader terbaik untuk Indonesia.
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, menjadi momentum penting bagi NU untuk memperkuat kepemimpinan, menjaga marwah keulamaan, dan merumuskan kontribusi bagi masa depan umat serta bangsa. Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, menjadi momentum penting bagi NU untuk memperkuat kepemimpinan, menjaga marwah keulamaan, dan merumuskan kontribusi bagi masa depan umat serta bangsa.

Di tengah perubahan zaman dan semakin kompleksnya kehidupan politik, NU diharapkan tetap teguh mempertahankan prinsip-prinsip keulamaan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan moralnya.

Keulamaan bukan sekadar gelar atau kedudukan. Keulamaan adalah keteladanan, ilmu yang diamalkan, kejujuran, kesederhanaan, keberanian menyampaikan kebenaran, serta kemampuan menempatkan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ketika kehidupan politik bangsa menghadapi tantangan pragmatisme, transaksi kepentingan, dan politik uang, NU diharapkan mampu tampil sebagai kekuatan moral sekaligus memberikan keteladanan dalam kehidupan demokrasi Indonesia.

Politik uang tidak semestinya menjadi ukuran dalam menentukan siapa yang layak memimpin. Kepemimpinan juga tidak seharusnya dipertukarkan dengan materi, fasilitas, ataupun transaksi kepentingan.

Muktamar ke-35 diharapkan dapat menjadi contoh bahwa pergantian kepemimpinan organisasi besar dapat dilakukan secara bermartabat dengan mempertimbangkan ilmu, akhlak, rekam jejak, kemampuan, integritas, dan musyawarah.

Tulis Komentar

Komentar