Seputar Publik / Berita

Narkoba Diduga Picu Maraknya Pencurian Sawit di Sumut, Petani dan PTPN IV PalmCo Alami Kerugian Besar

PTPN IV PalmCo mengungkap dugaan keterkaitan peredaran narkoba dengan meningkatnya pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Utara. Petani rakyat hingga perkebunan negara disebut menjadi korban aksi terorganisir yang kerap disertai ancaman kekerasan.
Peredaran narkoba diduga menjadi salah satu faktor pemicu maraknya pencurian buah sawit di Sumatera Utara. Petani rakyat dan PTPN IV PalmCo mengaku mengalami kerugian besar akibat aksi terorganisir yang semakin berani dan meresahkan.(Foto: Ilustrasi) Peredaran narkoba diduga menjadi salah satu faktor pemicu maraknya pencurian buah sawit di Sumatera Utara. Petani rakyat dan PTPN IV PalmCo mengaku mengalami kerugian besar akibat aksi terorganisir yang semakin berani dan meresahkan.(Foto: Ilustrasi)

Menurutnya, sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat memengaruhi perilaku seseorang, menurunkan kontrol diri, serta mendorong kebutuhan ekonomi akibat ketergantungan terhadap zat adiktif.

Dalam kondisi tertentu, sebagian pengguna narkoba berpotensi melakukan tindakan kriminal untuk memperoleh uang secara cepat guna memenuhi kebutuhan tersebut.

Sumut Masih Hadapi Tantangan Narkoba

Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), Sumatera Utara termasuk provinsi dengan tingkat penyalahgunaan narkoba yang tinggi. Peredaran narkoba juga dilaporkan telah menjangkau hingga wilayah pedesaan, termasuk kawasan sekitar perkebunan.

Arya menegaskan bahwa upaya pemberantasan pencurian sawit tidak dapat dipisahkan dari perang terhadap narkoba karena keduanya memiliki keterkaitan dalam menciptakan keamanan dan stabilitas sosial di kawasan perkebunan.

"Menjaga kawasan perkebunan dari kejahatan harus dibarengi dengan upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkotika. Karena itu, PTPN IV PalmCo mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba," ujarnya.

Selain memperkuat sistem pengamanan internal, perusahaan juga berharap aparat penegak hukum dapat menindak berbagai jaringan yang diduga menjadi bagian dari rantai pencurian sawit, termasuk pihak-pihak yang diduga berperan sebagai penadah hasil kejahatan.

PTPN IV PalmCo menegaskan akan terus meningkatkan koordinasi dengan aparat dan masyarakat guna menekan praktik pencurian TBS yang selama ini merugikan petani rakyat maupun perkebunan negara.(Red)*

Tulis Komentar

Komentar