Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan terus memperkuat sistem keamanan melalui pemetaan wilayah rawan, peningkatan patroli, pemanfaatan teknologi pengawasan, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum dan masyarakat sekitar.
Kerugian Meningkat Signifikan
Data PTPN IV PalmCo menunjukkan tren peningkatan kehilangan TBS di Distrik Rayon Utara yang meliputi Kebun Kwala Sawit, Sawit Seberang, Sawit Hulu, Batang Serangan, dan Air Tenang di Kabupaten Langkat.
Pada tahun 2024, kehilangan TBS tercatat mencapai 27.405 kilogram dengan nilai kerugian sekitar Rp84 juta. Angka tersebut meningkat menjadi 215.509 kilogram pada 2025 dengan nilai kerugian lebih dari Rp620 juta.
Sementara hingga periode Januari–Mei 2026, kehilangan TBS telah mencapai 219.700 kilogram dengan nilai kerugian yang juga mencapai ratusan juta rupiah.
Dugaan Keterkaitan dengan Peredaran Narkoba
Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, menyebut hasil peninjauan lapangan menunjukkan adanya pola yang mengindikasikan keterkaitan antara meningkatnya peredaran narkoba dengan gangguan keamanan di kawasan perkebunan, termasuk pencurian sawit.
"Kami melihat adanya pola yang berulang di sejumlah lokasi. Ketika peredaran narkoba meningkat, gangguan keamanan termasuk pencurian hasil kebun juga cenderung meningkat," ujar Arya.
Komentar