Seputar Publik / Berita

Nusron Wahid Targetkan 110 Kantor Pertanahan Bertransformasi pada 2026, Layanan Jadi Fokus Utama

Transformasi organisasi dan layanan pertanahan diarahkan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, jelas, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid saat memimpin Rapat Koordinasi Transformasi Layanan Pertanahan bersama jajaran Kanwil dan Kantah se-Indonesia di Sleman, D.I. Yogyakarta, Jumat (4/9/2026). Menteri ATR/BPN Nusron Wahid saat memimpin Rapat Koordinasi Transformasi Layanan Pertanahan bersama jajaran Kanwil dan Kantah se-Indonesia di Sleman, D.I. Yogyakarta, Jumat (4/9/2026).

Seputarpublik.com || SLEMAN – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menargetkan 110 Kantor Pertanahan (Kantah) bertransformasi pada 2026.

Target tersebut disampaikan Nusron saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Transformasi Layanan Pertanahan bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) dan 148 Kepala Kantah se-Indonesia di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Politeknik Agraria STPN, Sleman, D.I. Yogyakarta, Jumat (4/9/2026).

Nusron mengatakan transformasi yang dilakukan Kementerian ATR/BPN harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat.

“Jadi ending-nya dari semua itu adalah pelayanan. Unit organisasi itu adalah syarat, adalah penunjang. Apa artinya kita lakukan transformasi organisasi kalau ternyata lebih menyulitkan? Jadi ending-nya ini adalah untuk memudahkan,” kata Nusron.

Fokus Peralihan Hak dan Pengukuran

Pada tahap awal, transformasi pelayanan difokuskan pada dua layanan utama, yakni Peralihan Hak dan Pengukuran Terjadwal.

Tulis Komentar

Komentar