Seputar Publik / Berita

Nyaris Bentrok, Aksi Mahasiswa di Kejari Lebak Memanas hingga Kajari Turun Tangan

Ketegangan terjadi saat mahasiswa hendak menemui Kajari Lebak. Kajari Adi Rifani menyebut insiden tersebut sebagai kesalahpahaman dan menyatakan akan menegur petugas terkait.
Aksi mahasiswa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Lebak, Senin (31/8/2026), sempat memanas saat massa hendak menemui Kepala Kejari Lebak. Aksi mahasiswa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Lebak, Senin (31/8/2026), sempat memanas saat massa hendak menemui Kepala Kejari Lebak.

Seputarpublik.com || LEBAK, BANTEN — Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak, Senin (31/8/2026), sempat memanas dan nyaris berujung bentrokan.

Ketegangan terjadi ketika dua mahasiswa berupaya masuk ke area kantor untuk menemui Kepala Kejari Lebak. Namun, upaya tersebut dihalau oleh petugas jaga.

Situasi kemudian memanas setelah terjadi adu mulut antara mahasiswa dan petugas. Menurut keterangan koordinator lapangan aksi, salah seorang petugas disebut sempat mengajak mahasiswa berkelahi sehingga situasi nyaris berujung pada kontak fisik.

Koordinator lapangan aksi, Aris, mengecam sikap petugas tersebut. Ia mengaku kecewa karena mahasiswa datang untuk menyampaikan aspirasi dan meminta bertemu Kepala Kejari Lebak, bukan untuk mencari keributan.

“Saya merasa kecewa dengan tindakan petugas jaga Kejari Lebak yang semena-mena dengan mengajak kami mahasiswa berantem,” kata Aris.

Menurut Aris, petugas semestinya dapat menerima kedatangan mahasiswa dengan sikap yang lebih baik, terlebih aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi.

Tulis Komentar

Komentar