Beranda
Seputar Publik / Berita

PalmGO & PALMSTOCK Diluncurkan, PalmCo Perkuat Kendali Logistik dan Stok Bernilai Triliunan Rupiah

Digitalisasi rantai pasok memungkinkan pemantauan armada dan gudang secara real-time, tekan biaya logistik dan tingkatkan transparansi
Jajaran Direksi PTPN IV PalmCo saat peluncuran sistem digital PalmGO dan PALMSTOCK sebagai langkah penguatan kendali logistik dan pergudangan berbasis data.(Foto Ist.Dok.Palmco). Jajaran Direksi PTPN IV PalmCo saat peluncuran sistem digital PalmGO dan PALMSTOCK sebagai langkah penguatan kendali logistik dan pergudangan berbasis data.(Foto Ist.Dok.Palmco).

Seputarpublik.com, JAKARTA — PTPN IV PalmCo terus mengakselerasi transformasi digital di seluruh rantai pasok bisnisnya dengan meluncurkan dua sistem terintegrasi, PalmGO dan PALMSTOCK. Kedua platform digital tersebut dirancang untuk memperkuat pengelolaan logistik dan pergudangan melalui pemantauan armada, pengiriman komoditas, serta manajemen persediaan berbasis data secara real-time.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan bahwa transformasi digital yang dijalankan PalmCo tidak berorientasi pada penambahan aplikasi semata, melainkan pada integrasi sistem dan data agar seluruh proses bisnis dapat diawasi secara efisien dan berkelanjutan.

> “Ke depan, PalmCo tidak membutuhkan banyak aplikasi, tetapi sistem yang saling terintegrasi dan digunakan secara konsisten. PalmGO dan PALMSTOCK kami arahkan menjadi fondasi pengelolaan logistik dan stok yang berbasis data, transparan, serta menghilangkan praktik pencatatan ganda,” ujar Jatmiko. Pada Selasa, (20/1/2026).

Ia menambahkan, integrasi data yang kuat akan mempercepat proses pengambilan keputusan dan mengurangi ketergantungan pada metode manual, terutama di sektor logistik yang dinamis dan melibatkan banyak unit operasional.

Dari sisi skala bisnis, Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, mengungkapkan bahwa digitalisasi logistik dan pergudangan menjadi kebutuhan strategis seiring besarnya nilai aset dan komoditas yang dikelola perusahaan setiap hari.

> “Setiap hari PalmCo mengelola pengangkutan sekitar 13.000 ton komoditas dengan kurang lebih 900 unit truk. Nilai barang yang bergerak mencapai Rp140 miliar per hari atau setara Rp40 triliun per tahun. Di sisi lain, stok yang kami kelola di 248 gudang di berbagai wilayah juga bernilai sangat besar,” jelas Ugun.

Menurutnya, tanpa sistem digital yang terintegrasi, pengawasan logistik dan persediaan sangat bergantung pada proses manual yang berisiko menimbulkan inefisiensi, penyusutan, serta lemahnya akuntabilitas.

> “Melalui PalmGO dan PALMSTOCK, seluruh proses mulai dari perencanaan, pencatatan, monitoring, evaluasi, hingga proyeksi dapat dilakukan secara real-time dan akurat. Ini krusial untuk menekan potensi kehilangan, mengurangi susut, dan memperkuat tata kelola berbasis data,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur SDM & TI PTPN IV PalmCo, Suhendri, menekankan bahwa PalmGO dan PALMSTOCK bukan sekadar sistem teknologi, melainkan instrumen perubahan budaya kerja dan pola operasional perusahaan.

> “PalmGO dirancang untuk mengelola proses logistik secara menyeluruh, mulai dari perencanaan rute, pengelolaan armada, hingga pelacakan pengiriman secara real-time. Sementara PALMSTOCK memastikan pengelolaan persediaan dan gudang berjalan terintegrasi, akurat, serta terhubung langsung dengan sistem SAP,” ujar Suhendri.

Ia menambahkan, implementasi kedua sistem ini mendorong peralihan dari proses manual yang terfragmentasi menuju pola kerja terintegrasi berbasis data hingga ke level operasional terbawah.

> “Kami ingin memastikan tidak ada lagi penumpukan stok yang tidak perlu, kekurangan material yang menghambat operasional, maupun pencatatan berulang. PalmGO dan PALMSTOCK menjadi instrumen efisiensi biaya, peningkatan transparansi, dan penguatan daya saing PalmCo,” tegasnya.

PalmCo menargetkan penerapan PalmGO dan PALMSTOCK mampu menekan biaya logistik dan penyimpanan secara signifikan, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok komoditas sawit, teh, dan karet. Digitalisasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PalmCo dalam membangun operasional yang efisien, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan industri ke depan. [Red]